ActressNotes.com – Adamas Belva Syah Devara, atau yang lebih dikenal dengan nama Belva Devara, adalah seorang pengusaha muda visioner asal Indonesia yang telah menorehkan jejak signifikan di dunia pendidikan melalui Ruangguru. Pria kelahiran Jakarta pada 30 Mei 1990 ini tidak hanya dikenal sebagai pendiri dan Direktur Utama Ruangguru, tetapi juga telah diakui oleh Forbes Magazine sebagai salah satu dari 30 pengusaha muda paling berpengaruh di Asia.
Sejak bangku sekolah, Belva Devara telah menunjukkan bakat kepemimpinan dan kecerdasannya. Prestasinya terlihat jelas saat ia menjabat sebagai ketua OSIS di SMA Presiden, sebuah bukti awal dari potensi besarnya.
Biodata dan Profil Lengkap Belva Devara
- Nama Lengkap (Beserta Gelar) : Adamas Belva Syah Devara, M.P.A.,M.B.A.
- Nama Panggilan : Belva Devara
- Tempat Lahir : Jakarta, Indonesia
- Tanggal Lahir : 30 Mei 1990
- Zodiak : Gemini
- Kebangsaan : Indonesia
- Agama : Islam
- Pekerjaan : Direktur Utama (CEO) Ruangguru
- Tahun Aktif : 2007 sampai sekarang
- Riwayat Pendidikan : SMP Islam Al Azhar 8, SMA Presiden, Nanyang Technological University Singapore, Stanford University Amerika Serikat, dan Harvard University Amerika Serikat
- Total Kekayaan : 1,3 Triliun Rupiah (2019)
- Orang Tua : Tri Harsono (Ayah) dan Murni Hercahyani (Ibu)
- Saudara : Dimico Ardan Syah Rediga (Adik), dan Delicia Gemma Syah Marita (Adik)
- Pasangan : Sabrina Anggraini
- Akun Instagram : @belvadevara
- Akun Twitter : @AdamasBelva
Perjalanan Pendidikan dan Karir Belva Devara
Belva Devara memulai jenjang pendidikannya di SMP Islam Al Azhar 8 sebelum melanjutkan ke SMA Presiden. Lulus dari SMA pada tahun 2007, ia menjadi salah satu dari delapan siswa Indonesia yang berhasil meraih beasiswa penuh di Nanyang Technological University (NTU) Singapura. Di NTU, Belva menunjukkan prestasi akademis yang gemilang, bahkan berhasil meraih tiga medali emas. Pengalamannya di dunia profesional juga dimulai saat ia bekerja di Goldman Sachs, sebuah perusahaan ternama di Singapura.
Perjalanan akademisnya tidak berhenti di situ. Belva kemudian melanjutkan studi pascasarjana di Harvard University dan Stanford University melalui program double degree. Ia mencatat sejarah sebagai orang Indonesia pertama yang diterima dalam program double degree di kedua universitas bergengsi tersebut. Setelah menyelesaikan studi di Amerika Serikat, Belva Devara kembali ke Indonesia dengan misi besar untuk berkontribusi dalam perbaikan sektor pendidikan di tanah air.
Motivasi inilah yang kemudian melahirkan Ruangguru, sebuah perusahaan teknologi pendidikan yang berfokus pada pembelajaran nonformal. Di bawah kepemimpinannya, Ruangguru berkembang pesat dalam kurun waktu satu tahun, menjangkau lebih dari 150.000 guru dan 10 juta siswa yang memanfaatkan platform mereka untuk proses belajar mengajar.
Keberhasilan Ruangguru menarik perhatian Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang kemudian mengundang Belva Devara untuk menghadiri rapat kabinet di Istana Bogor. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi meminta pandangan Belva mengenai dampak perubahan teknologi terhadap dunia pendidikan saat ini.
Foto Belva Devara





