ActressNotes.com – Nama pesinetron Galih Ginanjar belakangan ini kembali menjadi sorotan publik. Hal ini dipicu oleh unggahan videonya yang mengungkapkan kerinduannya terhadap sang putra, King Faaz. Dalam video tersebut, Galih Ginanjar menyampaikan penyesalannya atas perbuatannya di masa lalu yang berujung pada keterpisahannya dengan sang anak.
Saat ini, Galih Ginanjar diketahui tengah fokus menjalani bisnis bersama sang istri. Ia mengaku bahwa tawaran untuk kembali berakting di dunia sinetron masih terus berdatangan. Namun, demi memprioritaskan waktu bersama keluarga, Galih memutuskan untuk belum menerima tawaran-tawaran tersebut.
Profil Lengkap Galih Ginanjar
- Nama Lengkap: Galih Ginanjar
- Nama Panggilan: Galih
- Tempat Lahir: Garut, Jawa Barat
- Tanggal Lahir: 9 April 1988
- Usia: 36 Tahun (per 2024)
- Tinggi Badan: 168 cm
- Berat Badan: 90 kg
- Kewarganegaraan: Indonesia
- Agama: Islam
- Mantan Istri: Fairuz A Rafiq (menikah 2011-2014), Barbie Kumalasari (menikah 2015-2020)
- Anak: King Faaz Arafiq
- Ayah: Endang Sukandar
- Ibu: Euis Koesdiwingsih
- Akun Instagram: @galihginanjar
- Profesi: Pengusaha, Aktor, Model
- Sinetron Perdana: Cinderella
- Pendidikan Terakhir: SMA
- Filmografi Pilihan: Cinderella (2007), Bunga (2007), Pelangi (2008), Kasih dan Asmara (2008), Legenda (2006), dan berbagai judul sinetron lainnya.
Perjalanan Karier dan Kehidupan Pribadi
Galih Ginanjar lahir di Garut, Jawa Barat, pada tanggal 9 April 1988. Ia adalah anak kedua dari dua bersaudara. Masa kecil Galih dihabiskan dengan kegiatan belajar dan bermain, layaknya anak-anak pada umumnya. Ia diketahui berasal dari keluarga yang sederhana, pengalaman hidupnya pun beragam, termasuk pernah berjualan di warteg dan bekerja di gudang sebagai penempel isolasi pada kemasan.
Memasuki dunia hiburan, Galih memulai kariernya sebagai model pada tahun 2001 di kota kelahirannya, yaitu Garut, Bandung, dan Tasik. Keputusannya untuk terjun ke dunia model dipengaruhi oleh pamannya yang memiliki agensi model.
Setelah lulus SMA pada tahun 2004, Galih memutuskan untuk merantau ke Jakarta bersama pamannya. Di ibu kota, ia diperkenalkan ke sebuah manajemen artis ternama pada masa itu dan langsung dikontrak selama tiga bulan. Keberadaannya dalam manajemen sinetron membuka gerbangnya ke dunia hiburan Indonesia. Ia pun mulai terlibat dalam berbagai proses casting dan berhasil mendapatkan peran figuran dalam beberapa sinetron.
Pada awal kariernya sebagai figuran, Galih hanya menerima honor sebesar Rp 30.000 per episode. Pengalaman ini membuatnya sempat merasa putus asa melihat betapa sulitnya untuk menjadi aktor terkenal di Indonesia. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, ia sempat beralih profesi bekerja di gudang sebagai tukang tempel.
Titik balik dalam kariernya terjadi pada tahun 2007 ketika ia kembali mengikuti casting dan berhasil mendapatkan peran utama dalam sinetron berjudul “Cinderella”. Sinetron ini sukses besar dan meraih rating yang tinggi, melambungkan nama Galih Ginanjar di industri hiburan.
Sejak saat itu, Galih Ginanjar mulai dikenal luas dan membintangi sejumlah sinetron populer lainnya, di antaranya adalah “Kasih Asmara”, “Hafiza”, “Tangan-Tangan Mungil”, dan “Cinta Anak Cucu Adam”.
Momen Kerinduan dan Kehidupan Saat Ini
Belakangan ini, Galih Ginanjar kembali menjadi perbincangan hangat setelah ia membagikan video yang menunjukkan kerinduannya kepada sang putra, King Faaz. Dalam video tersebut, Galih mengungkapkan penyesalan mendalam atas perbuatannya di masa lalu yang menyebabkan ia harus berpisah dengan buah hatinya.
Saat ini, Galih Ginanjar memilih untuk fokus pada kehidupan keluarganya dan menjalankan bisnis bersama sang istri. Meskipun tawaran bermain sinetron masih menghampirinya, ia lebih memilih untuk tidak mengambilnya demi menghabiskan lebih banyak waktu bersama orang-orang terkasih.





