ActressNotes.com – Petrus Mahendra, nama yang kini kian dikenal di kancah musik Indonesia, berawal dari sebuah hobi yang kemudian beranjak menjadi karier profesional. Perjalanan kariernya semakin meroket setelah merilis lagu “Pura-Pura Lupa” yang berhasil mencuri perhatian jutaan pendengar, bahkan menduduki posisi trending di platform video daring.
Kesuksesan lagu “Pura-Pura Lupa” bukan tanpa alasan. Liriknya yang menyentuh hati dan mampu membangkitkan nuansa galau bagi banyak pendengar menjadi salah satu faktor utama popularitasnya. Hal ini membuktikan bahwa Petrus Mahendra memiliki kepekaan dalam menangkap emosi pendengar melalui karya-karyanya.
Berikut adalah profil lengkap Petrus Mahendra:
- Nama Lengkap : Petrus Canisius Hanar Mahendra
- Nama Panggung : Petrus Mahendra atau Mahen
- Tempat Lahir : Jakarta
- Tanggal Lahir : 17 Desember 1996
- Agama : Kristen
- Alumni : Universitas Bunda Mulia
- Profesi : Penyanyi, Penulis Lagu
- Genre Musik : Pop, R&B
- Label Musik : Indo Semar Sakti
- Keahlian : Gitar, Vokal
- Hobi : Bermain bola
- Zodiak : Sagitarius
- Status : Warga Negara Indonesia (WNI)
- Kekasih : Basia Putri
- Aktif Berkarier : 2017 – sekarang
- Nominasi : Anugerah Musik Indonesia 2020
- Album : Sebuah Cerita
- Kompilasi : Musikini Super Hits 2
- Instagram : @petrusmahendra
- Twitter : @petrusmahendra
- TikTok : @petrusmahendra
- YouTube : Petrus Mahendra Official
Petrus Mahendra memulai perjalanan karier profesionalnya di dunia musik melalui platform YouTube di bawah naungan label musik Indo Semar Sakti. Debut perdananya ditandai dengan pelantunan lagu “Pura-Pura Lupa”, sebuah karya yang mengisahkan tentang kerumitan hubungan mantan kekasih yang masih menyimpan rasa namun tak bisa bersama.
Lagu tersebut secara mengejutkan meraih popularitas luar biasa, bahkan menduduki puncak tangga trending di YouTube Indonesia. Kesuksesan ini sontak mengangkat nama Petrus Mahendra di industri musik tanah air. Sejak saat itu, pria berzodiak Sagitarius ini terus produktif merilis berbagai single, menjadikannya salah satu penyanyi muda yang aktif dan berbakat.
Tak hanya berkarir solo, Petrus Mahendra juga menunjukkan kemampuannya dalam berkolaborasi dengan musisi lain. Salah satu kolaborasi yang patut disorot adalah pada tahun 2020, di mana ia bersama Mahalini Raharja, kontestan Indonesian Idol, mengenang perjalanan musik sang legenda Glenn Fredly. Kolaborasi ini menghasilkan lagu berjudul “Sedih Tak Berujung”, yang videonya dirilis bersamaan dengan lagu “Datang untuk Pergi”.
Memasuki tahun 2021, Petrus Mahendra tidak hanya dikenal sebagai penyanyi lagu orang lain, tetapi juga sebagai penulis lagu. Melalui single “It’s Okay To Be Not Okay”, ia berbagi pengalaman pribadinya saat terdiagnosis positif COVID-19. Karya lainnya, “Seamin Tak Seiman”, mengangkat tema tentang cinta yang diuji oleh perbedaan keyakinan, menunjukkan kedalaman lirik yang ia ciptakan.
Di luar kiprahnya sebagai musisi, Petrus Mahendra juga merambah dunia seni peran. Ia dikabarkan akan membintangi film layar lebar garapan Falcon Pictures, yang berjudul “My Sassy Girl”. Meskipun jadwal rilisnya belum pasti, keterlibatannya dalam proyek film ini berpotensi menjadi lonjakan karier tambahan yang signifikan bagi pria kelahiran Jakarta ini di industri hiburan tanah air.





