ActressNotes.com – Saddil Ramdani adalah nama yang tak asing lagi di kancah sepak bola Indonesia, dikenal luas berkat talenta dan kontribusinya di lapangan hijau. Perjalanan kariernya dimulai dari klub Persela Lamongan pada tahun 2016, menandai awal dari kiprah profesionalnya di dunia si kulit bundar.
Pemain yang kini berusia 23 tahun ini telah menunjukkan kemampuan luar biasa dalam mencetak gol, menjadikannya aset berharga yang menarik perhatian klub-klub mancanegara. Bakatnya yang menonjol membuat banyak tawaran datang dari luar negeri, mengindikasikan pengakuan internasional terhadap kualitasnya sebagai pesepakbola profesional.
Biodata dan Profil Lengkap Saddil Ramdani
- Nama Lengkap : Saddil Ramdani
- Tanggal Lahir : 2 Januari 1999
- Tempat Lahir : Raha, Sulawesi Tenggara
- Agama : Islam
- Umur : 23 Tahun
- Zodiak : Capricorn
- Profesi : Pemain Sepakbola
- Posisi : Penyerang Sayap
- Nomor Punggung : 29
- Nama orang Tua :
- Ayah : Wa Ode Dai
- Ibu : La Pantasi
- Hobi : Olahraga Sepak Bola
- Klub Saat Ini : Sabah FC (Malaysia)
- Gol International U-23 :
- Stadion Nasional Bangkok, Thailand (kejuaraan AFC 2018)
- Stadion Shah Alam, Malaysia (SEA GAMES 2017)
- Pendidikan : SMA Negeri 7 Malang, SMA Negeri 4 Kendari
- Tinggi Badan : 172 Cm
- Berat Badan : 60 Kg
- Awal Karir : Tahun 2016 sampai sekarang
- Karir Senior :
- Persela Lamongan Tahun 2016-2018
- Pahang Tahun 2019-2020
- Bhayangkara Tahun 2020-2021
- Sabah FC Tahun 2021 sampai saat ini
- Karir Junior : Persela ASIFA
- Instagram : @saddilramdani
- Twitter : @saddilramdani
Biografi Saddil Ramdani
Lahir di Raha, Sulawesi Tenggara, Saddil Ramdani tidak pernah secara formal menempuh pendidikan di sekolah sepak bola (SSB) di awal kariernya. Namun, bakat alami dalam bermain sepak bola telah terlihat sejak usia dini. Kemampuannya yang menonjol menarik perhatian Aji Santoso, seorang pemandu bakat, yang kemudian membawanya ke ASIFA (Akademi Sepak Bola Indonesia). Di sana, kemampuannya semakin terasah dan berkembang.
Puncak kariernya di level junior membawanya bergabung dengan Persela Lamongan pada tahun 2016, saat usianya masih sangat muda dan masih duduk di bangku SMA. Ia mampu menyeimbangkan antara tuntutan akademis dan profesionalisme di dunia sepak bola. Penampilannya yang menjanjikan membuat pelatih Eduard Tjong memanggilnya untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19.
Saddil juga menjadi bagian penting dari skuat Timnas Indonesia di ajang SEA GAMES 2017. Ia secara konsisten mengikuti berbagai kompetisi usia muda, termasuk kualifikasi Piala AFF U-23. Kepiawaian pemain kelahiran 1999 ini akhirnya menarik minat klub Liga Super Malaysia, Pahang FA, yang kemudian merekrutnya untuk periode 2019-2020.
Setelah kontraknya di Malaysia berakhir, Saddil memutuskan untuk kembali ke tanah air pada tahun 2020 dan bergabung dengan Bhayangkara FC. Namun, kepulangannya tidak berlangsung lama. Begitu kontraknya habis, ia kembali mendapat tawaran dari klub Malaysia dan bergabung dengan Sabah FC sejak tahun 2021 hingga sekarang. Keinginannya untuk kembali membela Timnas Indonesia sangat kuat, namun pihak Sabah FC belum mengizinkannya karena perannya sebagai penyerang sayap dianggap krusial bagi tim.
Hingga saat ini, Saddil Ramdani terus menunjukkan performa impresif di Malaysia Super League. Pada musim 2021, ia berhasil menyumbangkan tiga gol untuk Sabah FC, membuktikan bahwa kualitasnya terus berkembang dan menjadi aset berharga bagi klubnya.
Foto Saddil Ramdani





