ActressNotes.com – Dunia hiburan Jepang kembali menyoroti sisi unik kehidupan para pesohor, kali ini melalui pengakuan blak-blakan Kashiwagi Yuki. Mantan anggota AKB48 ini belum lama ini membagikan pandangannya mengenai kebiasaan unik selebriti saat menggunakan aplikasi pesan instan LINE.
Dalam tayangan spesial Mitorizu Jan: Shinnen 1 Jikan SP yang mengudara di TV Asahi pada 31 Desember lalu, Yuki hadir sebagai bintang tamu dalam segmen diskusi santai bertema obrolan rahasia antar selebriti.
Topik pembicaraan pun mengarah pada identitas yang digunakan para artis di aplikasi LINE. Dengan nada bercanda namun cukup menohok, Yuki mengungkapkan keraguannya terhadap rekan sesama selebriti yang tidak menggunakan nama asli mereka secara lengkap.
?Saya tidak bisa mengatakannya dengan lantang, tapi bukankah sulit mempercayai orang yang nama LINE-nya bukan nama lengkap dengan kanji?? ujar Kashiwagi Yuki saat sesi bincang-bincang berlangsung.
Baginya, menggunakan nama asli yang ditulis dengan kanji mencerminkan kepribadian seseorang yang lebih dapat dipercaya. Ia mengaku masih bisa memaklumi jika seseorang hanya menggunakan nama depan atau nama belakang saja. Namun, ia merasa heran dengan tren penggunaan nama yang terlalu singkat atau bahkan sekadar simbol.
?Kalau cuma memakai inisial ?A? atau simbol hati, itu terasa berbeda,? tambahnya. 
Menanggapi pernyataan tersebut, MC acara dari duo komedi Mitorizu, Moriyama Shintaro, mencoba mengulik alasan di balik fenomena tersebut. Ia bertanya apakah pemilihan nama samaran atau inisial itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi kebocoran tangkapan layar percakapan.
Yuki pun memberikan jawaban yang cukup mengiyakan dugaan tersebut dengan santai. Menariknya, dalam sesi yang sama, talenta Mori Kasumi mengakui bahwa ia termasuk salah satu dari mereka yang hanya menggunakan satu huruf alfabet sebagai nama akun LINE.
Perbincangan ini memberikan gambaran sekilas bagi penggemar tentang bagaimana para selebriti di Jepang mencoba menyeimbangkan privasi mereka di tengah tuntutan dunia hiburan yang selalu diawasi publik.




