ActressNotes.com – Kerinduan mendalam terhadap masa-masa kebersamaan di INTO1 rupanya masih membekas kuat di hati Mika Hashizume. Dalam sebuah kesempatan berbincang di program London Partner, sang idola secara terbuka membagikan sisi emosional yang jarang ia tunjukkan kepada publik.
Saat diminta menceritakan momen paling membahagiakan dalam hidupnya, Mika tidak perlu berpikir panjang. Ia justru mengenang kembali kebersamaan dengan rekan-rekan satu grupnya di INTO1, sebuah babak dalam kariernya yang ia anggap sangat berharga.
Bagi Mika, para member INTO1 bukan sekadar rekan kerja, melainkan sudah seperti keluarga atau saudara sendiri. Ia mengungkapkan bahwa berada di lingkungan grup tersebut memberinya rasa aman dan kebebasan yang sulit ia temukan di tempat lain. 
Perasaan hangat tersebut kontras dengan kesehariannya saat ini. Mika jujur mengakui bahwa dirinya kerap dilanda rasa sepi dan hampa ketika menghabiskan waktu sendirian. Padatnya jadwal pekerjaan sering kali membuatnya sulit untuk bersosialisasi, sehingga ia lebih memilih menghabiskan waktu luang di rumah dengan bermain gim.
Melihat ekspresi Mika yang tampak sendu saat berbagi cerita tersebut, rekan bincangnya, Zhou Junwei, mencoba memberikan dukungan dengan mengajaknya melakukan refleksi positif untuk mengembalikan semangatnya. Kedekatan Mika dengan INTO1 memang bukan rahasia lagi bagi para penggemar:
- Saat masih aktif, Mika pernah menyebut bahwa tinggal bersama para member memberinya rasa nyaman layaknya berada di rumah sendiri.
- Meskipun INTO1 telah resmi menyelesaikan aktivitas grupnya, Mika tetap menunjukkan loyalitasnya dengan menyematkan simbol grup pada perangkat ear-monitor miliknya.
- Hingga saat ini, komunikasi di antara para mantan member pun dikabarkan masih terjalin dengan sangat baik.
Pengakuan tulus dari Mika ini menjadi pengingat bagi kita semua betapa ikatan persaudaraan yang tulus di industri hiburan adalah sesuatu yang sangat berharga. Meski kini meniti karier masing-masing, kenangan manis bersama INTO1 akan selalu memiliki tempat istimewa di hati Mika.
